Home » » Islam Itu Dasarnya Adalah Agama Damai

Islam Itu Dasarnya Adalah Agama Damai

04-11-2016 01:11pm
Islam itu dasarnya adalah agama damai. Tidak mau perang.
Maka semua jalan untuk menuju  kedamaian akan diperjuangkan dengan maksimal.
Bahkan jika damai itu harus diperoleh dengan perang.
Hehe... bingung ya? Ya sebingung masyarakat kita sekarang menghadapi seorang Ahok.
Masalahnya kan sederhana.
Tangkap saja beliau.
Maka kedamaian akan terwujud.
Ketenangan masyarakat akan adanya keadilan terpenuhi.
Semua bahagia.
Dan hidup damai kembali.
Tapi jika jalan kedamaian itu berliku, maka sikap-sikap kesatria kita diuji.
Menghadapi hal ini, muncullah sikap "sok bijaksana".
Wajar saja. Krn ini memang persimpangan yang mendebarkan.
Sikap sok bijaksana itu indah sekali kata-katanya: "Sudahlah, maafkan saja, Nabi saw itu orang yang gemar memaafkan" "Duduk tenang saja di rumah, biarkan polisi mengerjakan tugasnya" "Wah ini gerakan demonstrasi ada yang menunggangi" Bahkan sikap-sikap sok bijaksana itu ada yang mengarah pada provokasi, "Hati-hati, suriah kedua" Ya kayaknya ga sampai segitunya kali...

Masalah pak Ahok ini sudah menyentuh nilai fondasi dalam Islam.
Darimana mengukurnya? Sederhana saja sih...
MUI sudah bersikap. MUI itu bukan lembaga sederhana.
Legitimasinya dalam Islam itu kuat sekali
Urutan Hukum Islam itu terdiri dari :
1. Al-Qur'an
2. Hadits Shohih
3. Ijma' ulama
4. Qiyas
5. Ijtihad

Jika tidak ada dalam Al-Qur'an maka berusaha menemukan dalam hadits.
Jika tidak ada di hadits, maka para ulama bersepakat untuk menentukannya (Ijma').

Jika belum ada ijma' maka ulama orang per orang mencoba mengambil hukum dari qiyas dan ijtihad pribadi (tentu dengan syarat yang sangat ketat).

Naaah... sikap terhadap pak Ahok ini masuk dalam derajat nomor 3. Kuat sekali.

MUI itu kumpulan para ulama seluruh Indonesia.

Pimpinannya sekarang KH Ma'ruf Amin adalah kyai NU yang sangat disegani.
Jadi, jika MUI sudah menyatakan bahwa ada penistaan agama di sana dan hukum di Indonesia menyatakan bahwa penistaan agama ada hukuman pidananya, ya tinggal dilaksanakan.

Tapi... sejarah membuktikan bahwa pak Ahok ini selalu lolos dalam semua jeratan hukum. Jangankan yang ringan, yang kelas super berat sekalipun beliau sakti. Sepertinya sekarang juga akan lolos.

Maka, itu yang terekam dalam sanubari masyarakat Indonesia.
Mereka bergerak. Menuntut keadilan. Dengan damai tentunya. Karena umat Islam Indonesia ini beda dengan lainnya. Sangat sangat toleran. Toh, menyuarakan pendapat dengan damai ini dilindungi undang- undang.

Dengan kejelasan yang terang benderang dalam kasus pak Ahok ini, maka sikap "sok bijaksana" malah menunjukkan rasa pengecut yang nyata.

"Islam dihinakan, lalu muncul seruan untuk memaafkan" Masalahnya tidak sesederhana itu.
Ini adalah sikap gentlemen yang muncul dari sanubari paling dalam. Tidak akan bisa dihilangkan walau dgn pengalihan isu apapun.
Jadi menghadapi kasus pak Ahok ini terang benderang.

Anda gentleman atau pengecut. Itu saja. Sikap sok bijaksana itu bahkan ada yang begini... "Al-Qur'an ga perlu dibela. Allah langsung koq yang bela, kita mah siapa atuh..." Indah bukan? Menyihir sekali kata- katanya.
Sehingga mereka yang pengecut jadi terhibur...
Ya memang Al-Qur'an itu lgsg Allah yang bela, tanpa kita pun Al-Qur'an akan tetap mulia.
Tanpa kita turun ke jalan pun Al-Qur'an tetap mulia.

Sama seperti sholat, tanpa kita menyembah Allah pun, Allah akan tetap mulia.
Tapi, bukan Allah yang butuh disembah, kita yang butuh sholat.
Dengan sholat, maka Allah tahu bahwa kita adalah Muslim yang taat.
Begitu juga dengan Al-Qur'an. Bukan Al-Qur'an yang butuh kita, kitalah yang membutuhkan Al-Qur'an.

Dengan membelanya saat dihina, menunjukkan bahwa kita pecinta Al- Qur'an.
Kalam Allah yang akan membela nanti di yaumil akhir. Bagian dari Rukun Iman.

Jadi, saat Al-Qur'an dihinakan, kita di mana? Apakah masih ada gentlemen dalam diri kita? Atau ini membuktikan bahwa kita pengecut?

Tetap damai ya dalam demonstrasi. Krn itu jati diri kita.
Tanpa marah- marah. Tanpa caci maki. Hanya turun ke jalan sudah membuat polisi berfikir kok...

sooo... jaga diri ya...
sopan dan santun saat berdemo...

Pak Ahok tenang aja.

Masuk penjara itu cuma kesempatan bertaubat koq.
Insya Allah akan dapat hidayah dariNya... aaaamiiin...

Selamat berdemonstrasi....

-mukliswi-

|||
Share :
|||

5 komentar:

  1. Yap, kalau mengomentari masalah ahok dkk itu sebenernya simpel
    mereka menghina, menghujat dan melecehkan islam / alqur'an sebenernya sudah sejak lama, ahok pun juga ga sekali itu di pulau seribu dia menghina dan melecehkan alqur'an, tapi sudah sering baik di rapat balaikota, masalah wifi, masalah buku yang dia tulis, sudah sering kali dan sering kali
    hanya saja belum mencapai batas kesabaran umat islam, dan mungkin saat ini semua sudah memuncak.

    kalau mengacu pada kasus darwin naibaho, gon candhu, grace sabarus, komedian ernest prakarsa, semua asal ceplos menghujat dan melecehkan islam, karena tidak ada sanksi tegas pada publik figur yang melakukan penistaan agama.

    sebenernya kenapa to, kok pada alergi sama islam? apa karena islam sudah meledakan hotel legian kuta bali?
    salah! yang meledakan itu bukan islam, tapi amrozi, dia oknum, sementara mereka yang di sosmed asal menghujat islam, bahkan ada juga yang mau membunuh para ulama, mereka tidak pernah dilukai oleh islam secara pribadi, mereka ikut ikutan, menjerumuskan diri karena merasa menang dan ada yuang membela

    huh, gregeten kalau udah ngomong masalah ini

    semoga keadilan turun!

    ReplyDelete
  2. Memang banyak yang geram dengan kasus ini,
    hukum di Indonesia memang sedang di uji
    semoga Allah memberikan keadilan untuk kita semua.

    ReplyDelete
  3. arogansi ahok akhirnya mendapatkan batu panas
    semoga keadilan bisa ditegakkan

    ReplyDelete
  4. mantab mas, islam memang damai tapi bukan berarti islam akan diam saat dipojokan atau dilemahkan dengan berbagai propaganda

    maju terus blog nya ya mas

    ReplyDelete
  5. islam memang agama damai
    dan akan tetap seperti itu
    hanya mereka yang terpengaruh propaganda saja yang mengatakan islam itu teroris,
    salam rahayu ya mas, rahayu tau kan artinya hehe

    ReplyDelete

 
Support : Komunitas Blogger Magetan
Copyright © 2013. Mukhlis Wibowo - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger