Kutemukan Keakraban Dibalik Jajanan Ringan

Suatu hari sebelum ais berangkat sekolah
Ais : " Yah... Boleh gak aku ditambahin uang bekel"
Ayah : " buat apa? Uang saku gak boleh banyak-banyak, mengganggu konsentrasi belajar"
Ais : " aku pengen belikan bubu jajan yah. Ada kue dan donat enak, tapi kalo aku beliin bubu, ntar aku gak bisa beli jajan. Mosok temen2ku jajan, aku diem di kelas yah.
Ayah : " oh... Ok... Ntar ayah tambahi
"Dan kemudian sepulang sekolah, ais membawakan beberapa kue dan donat untuk adiknya. Dan bubu menyambut nya dengan suka cita...
Di lain hari, karena kebutuhan untuk membeli sesuatu,
Saya(Ayah) harus ke minimarket terdekat. Dan bubu meminta ikut.. sesampai di minimarket bubu minta susu botol dan camilan. Dan dia mengambil masing2 2.
Ayah : " kok ambil 2 bu ?
Bubu :  catu bubu, catu kaka ais (satu untuk bubu dan satu untuk kakak ais)
Dan saat si kakak pulang sekolah , dengan bangga bubu memberikan susu dan camilan itu kepada kakaknya.
Dan mereka berdua menikmatinya bersama.
Bubu : "kaka ais beliin jajan bubu, bubu beliin jajan kaka ais"
Kedua bersaudara ini menemukan keakraban lainnya melalui saling memberi jajan...
Ais membelikan jajan kepada adiknya tanpa harus mengorbankan uang sakunya, dan tetap bisa bersosialisasi (jajan bareng ) dengan teman sekolahnya.
Dan bubu membelikan jajan kepada kakak ais karena dalam ingatan bubu, kakak ais itu kakak yang baik yang membawakan jajan saat pulang sekolah....

No comments:

Post a Comment