Kartanu (Kartu Anggota NU)


Dalam perjalanan mengevaluasi pembuatan kartanu (Kartu Anggota Nadhlatul Ulama) Ke situbondo 17 November lalu, kami memperoleh cerita:
Terjadi pada musim pembagian KARTANU tahun 1999, Seorang warga NU dari desa mangaran(sekitar 10km timur laut kota Situbondo) meninggal dunia, waktu selesai dirawat dan tinggal digotong menuju pekuburan, tiba-tiba dia bangun, hidup lagi. Setelah suasana tenang dia bercerita pengalaman yang baru dilalui dalam mati suri nya.

Seolah2 dia sedang dalam perjalanan menuju surga. Namun tatkala antri memasuki sebuah pintu, pasti ditolak dan diberitahu bahwa itu bukan jalan untuknya, ia pun menuju pintu lain, tapi mengalami hal sama, ditolak,. Sampai akhirnya dia menuju pintu ke-7. Tak disangka disitu bertemu dengan Kyai As'ad Syamsul Arifin. Pengasuh pondok pesantren Salafiyah Syafiiyah, sukorejo, situbondo yang juga mustasyar PBNU sejak 1984. Belia wafat 1990. Lalu terjadi percakapan sebagai berikut.

 Kyai: Mau kemana kamu.
 Santri: Akan masuk ke situ kyai
 Kyai: Apakah kamu sudah mempunyai KARTANU.
 Santri: Belum kyai
 Kyai: Untuk bisa diterima. Kamu harus mempunyai KARTANU. Sekarang kamu kembali saja.

Ia pun segera berbali arah akan pulang. Saat beranjak pulang itulah ia bangun dan hidup lagi.

Beberapa hari kemudian dia mengurus untuk mendapat KARTANU. kemudian berhasil. Ternyata orang tadi kemudian meninggal tiga bulan berikutnya dan tidak kembali lagi. Mungkin karena sudah mendapat KARTANU, ia pun diterima dan memasuki alam barzah.

Kisah ini diceritakan kembali oleh Ahmad Fauzan, ketua PCNU situbondo, kepada Tim PWNU. Cerita diterima dari KH Abu Bakar, Rais MWCNU kapongan, situbondo. Saat ini beliau masih sugeng dan tetam dalam jabatannya,.

Terhadap kisah tersebut. Orang boleh percaya atau tidak, tidak perlu diperdebatkan, sebab memang tak ada satu orang pun yang bisa membuktikan kebenarannya, namun bagi sebagian warga KARTANU bukanlah kartu biasa sebagaimana KTP, Kartu Anggota NU ini mempunyai nilai SAKRAL...

Ingat Masa Kecil Dulu


(DULU)
Ingat dulu waktu masih sekitar umur 13 tahun aku diantarkan ibuku ke
rumah e pak kyai, untuk didoa'in (suwuk) supaya rajin kemasjid, rajin
sholat, rajin belajar, rajin mengaji, menjadi anak yang sholeh,
pintar, dan baik

(SEKARANG)
Sekarang saya sudah berumur 21 tahun, sekarang saya sudah tidak rajin
kemasjid, sudah tidak lagi rajin mengaji dan belajar, mungkin ini
semua disebabkan do'a dari pak kyai dulu sudah memasuki masa tenggang,
dan perlu di isi ulang

Masalahnya, dulu aku masih kecil, jadi kalau diatar ibu itu masih
wajar, tapi sekarang aku sudah besar, dan bisa dikatakan remaja dan
memasuki masa dewa(sa)

Masak iya aku harus ketempate pak kyai sendirian dan bilang,

pak, kulo nyuwun suwuk ben sregep teng mejid lan sregep ngaji,
(pak saya minta doanya supaya rajin kemasjid dan rajin mengaji)

pasti kalau aku beneran ngelakuin itu pasti akan jadi bahan ceramah, wkwkwkwk

Perbedaan Mantra Dalam Negeri Dan Mantra Luar Negeri


Perbedaan Mantra Dalam Negeri Dan Mantra Luar Negeri

Mantra Dalam Negeri:
1. Cara mendapatkannya sulit,

2. Persaratannya ribet,

3. Harus membawa Gula Kopi, Beras, Serta Rokok untuk mendapatkan mantra tersebut,

4. Mantra mantranya pun aneh dan kita merasa sulit untuk mengucapkannya,

5. Mahar yang harus dikeluarkan begitu banyak, sampai puluhan juta

6. Kadang juga kita harus puasa yang waktunya melebihi waktu biasa orang puasa, seperti: puasa ngebleng, puasa mutih, puasa ngerowot dll

7. Setahun sekali harus korban, dan yang dikorbankan adalah salah satu dari keluarganya (serem)

8. Tidak ada ma'fu atas kesalahan yang dilanggar, dan harus menerima adzab atas kesalahananya

9. Cara Ritualnya cukup sulit, karena harus berendam dikali setiap tengah malam, setelah itu menyiapkan kemenyan dan kopi pahit untuk melengkapi ritualnya

10. Dan salah satu mantra yang aneh itu adalah "Pu Jopa Japu Tai Asu, Bim Salabim Gedebus" hahaha

11. Khasiatnya Belum tentu manjur



Mantra Luar Negeri:
1. Siapapun bisa melakukannya,

2. Saratnya pun tidak ribet ribet

3. Sehari ritualnya 5 kali, tapi saratnya hanya membasuh wajah tangan dan kaki secara aturan (ada aturannya)

4. Mantra yang diucapkannya pun mudah, karena mulai kita kecil sudah diajarkan

5. Kita setiap tahun diharuskan mengeluarkan sebagian dari harta kita, sedikit kok cuma beras 2,5 kilo

6. Dan jika mampu kita diwajibkan berkorban minimal kambing, tapi kalau mampu ya sapi

7. Diwajibkan untuk bertamasya kenegeri tetangga (arab) untuk menyempurnakan iman kita (jika mampu)

8. Jika kita melakukan kesalahan, kita bisa bertaubat, dan ada ma'fu baginya selama nyawa masih ada di raga kita

9. Jika kita berpergian Ritual bisa di singkat atau diperpendek

10. Salah satu mantra ritualnya adalah Bismillahirrohmanirrohim

11. Khasiatnya Sudah tentu manjur jika kita bersungguh sungguh

Jadi, menurut pendapat anda, mana mantra yang benar benar manjur untuk kehidupan anda saat ini dan untuk seterusnya, bahkan nanti di alam kubur nanti?? #Entahlah

Ilmu Mantiq (otak atik perkataan) Salah Bisa Jadi Benar, Benar Bisa Jadi Salah


Suatu hari aku dan keluarga bersilaturohmi di tempat pak Kyai

Saat ini pak kyai menjelaskan sesuatu yang membuat saya kaget,

Hal yang sebenarnya benar bisa salah, dan hal yang salah bisa benar,
itulah ilmu mantiq

Ceritanya begini, saat itu pak kyai bilang kalau orang mati itu
1. Tidak boleh disolati,
2. Tidak boleh disolatkan

La? Trus yang benar bagaimana?

Padahal semua dikitab fikih sudah dijelaskan bahwa orang mati itu
wajib dimandikan, disolati dan di makamkan,

Setelah beberapa saat berdebat dan bingung, pak kyai menjelaskan bahwa
yang dimaksut dengan
1. Tidak boleh disolati,
2. Tidak boleh disolatkan

(Tidak boleh disolati) maksutnya yaitu dibuat tempat untuk solat
seperti kata-kata sebagai berikut:

"Masjid itu (tidak boleh disolati) karena direnovasi"

(Tidak boleh disolatkan) maksut nya yaitu, masak setelah dikafani lalu
disolatkan? (diangkat terus diperagakan untuk solat)



Pembaca Paham gak apa maksut cerita di atas?? Ya kalau gak paham sieh
gak papa juga hahaha, wong ini cuma diary agar ingat kejadiannya aja,
hahaha,

Rejeki datang karena kita bertawakal

Selamat Malam Sobat Blogger, hari ini saya ingin sharing tentang
pelajaran yang diajarkan pak kyai tadi sore,

Anda seorang karyawan?,atau anda seorang petani?
Jangan mengandalkan hasil gaji anda dari pekerjaan pekerjaan anda,
Semua Rejeki itu berasal dari langit, semua itu bisa kita dapatkan jika kita bertawakal kepada yang
maha esa, Bagi anda yang menjadi karyawan, majikan andalah yang jadi
lantaran atas rejeki anda, Maka kita harus banyak banyak bertawakal,
Seperti contoh burung, burung tidak bekerja, tidak jadi PNS, tidak
jadi karyawan, tidak juga jadi tukang cuci, tapi mereka bisa bikin
rumah, punya anak, istri, setiap hari bisa makan, itu semua karena
burung burung tersebut bertawakal,

Selama kita bertawal, rejeki akan selalu ada jalannya,

Ada satu contoh lagi, apakah Anda punya adik yang masih kecil, atau anda mempunyai anak yang masih kecil, Setiap harinya mereka ajari ABC dan ALIF,BAK,TAK.. mereka belum bekerja bukan, tapi
setiap hari mereka dapat makan, minum, itu semua karena rejeki mereka
dari langit, dan anda sebagai kakak atau orang tua hanya menjadi
perantara,. Semoga kita selalu dijalan yang benar, meskipun jalan yang
kita lewati tidak lurus,

Cara Balik Nama Kendaraan Bermotor Di Samsat Magetan

Beberapa hari yang lalu saya balik nama  motor vario teman saya di samsat magetan, disini saya akan menjelaskan bagaimana cara balik nama di samsat magetan,

Pertama, fotokopi ktp,  bpkb dan stnk,.. jika, balik nama mobil tambah fotokopi KK,

Foto Kopi bisa dilakukan di dekat Samsat Magetan,

Di tempat Foto Kopi anda akan mendapatkan stopMap dan plastik bening untuk STNK





Kedua, Cek Fisik atau Gesek Nomer Rangka Dan Nomer Mesin Motor anda, Agar lebih gampang, buka box box yang menutupi nomer rangka kendaraan anda dirumah




Ketiga, Serahkan Hasil Cek fisik kendaraan anda tadi untuk meminta formulir untuk isi data data kendaraan bermotor anda, usahakan bawa polpen dari rumah,








Keempat, Masuk ke kantor dan Serahkan BPKB, STNK dan KTP asli anda beserta Foto kopi nya tadi ke loket 1 dan tunggu panggilan selanjutnya,



Setelah menunggu menunggu dan menunggu akhirnya nama anda dipanggil, suruh bayar, nunggu lagi bayar lagi, hahaha,


Dan akhirnya STNK anda dah jadi, tapi BPKB DAN PLAT NOMER yang baru belum jadi, BPKB nunggu 6 bulan, sedangkan Plat Nomer nunggu sampai 1 tahun,..

Nantinya BPKB bisa di ambil di kantor polres magetan,

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More